<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>RikardoEri</title>
	<atom:link href="http://rikardoeri.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rikardoeri.wordpress.com</link>
	<description>Bukan sekedar blog....</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Sep 2011 00:43:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rikardoeri.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>RikardoEri</title>
		<link>http://rikardoeri.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rikardoeri.wordpress.com/osd.xml" title="RikardoEri" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rikardoeri.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cara Instalisasi WordPress di PC sendiri</title>
		<link>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/02/02/cara-instalisasi-wordpress-di-pc-sendiri/</link>
		<comments>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/02/02/cara-instalisasi-wordpress-di-pc-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 13:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikardoeri</dc:creator>
				<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rikardoeri.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Untuk melakukan instalasi wordpress di komputer lokal atau localhost sebagai servernya, yang perlu di catat adalah menjalankan program php dan pengolah databasenya, sebab nantinya jika kita melakukan instalasi wordpress di server yang online hal dimaksud tidak berbeda. Sebelum berlanjut, kadang ada pertayaan buat apa sih kita susah-susah instal wordpress di localhost/ komputer lokal. Jawabanya saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rikardoeri.wordpress.com&amp;blog=5641324&amp;post=20&amp;subd=rikardoeri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk melakukan instalasi wordpress di komputer lokal atau localhost sebagai servernya, yang perlu di catat adalah menjalankan program php dan pengolah databasenya, sebab nantinya jika kita melakukan instalasi wordpress di server yang online hal dimaksud tidak berbeda.</p>
<p>Sebelum berlanjut, kadang ada pertayaan buat apa sih kita susah-susah instal wordpress di localhost/ komputer lokal. Jawabanya saya kira sepele saja.<br />
<span id="more-20"></span></p>
<p>Pertama karena memang penanya tidak tahu proses instalasi wordpress dan ingin belajar yang kedua karena kebutuhan. Dalam artian kita butuh instal wordpress tersebut untuk membuat template atau mengedit template yang telah di sediakan oleh wordpress. Jika memang yang kedua yang menjadi alasan kenapa kita instal wordpress di komputer lokal ini mungkin alasan yang tepat. Ketiga karena kita mau belajar membuat blog dan belajar posting serta mengutak-atik menu yang disediakan oleh wordpress.</p>
<p>Kemudian untuk instalasi wordpress di komputer lokal seperti saya kemukakan tadi bahwa program database yang penting sebab jika tidak, file-file wordpress dengan extensi .php tidak bisa di preview di browser. Sehingga percuma saja kita melakukan edit atau membuat template dengan text editor. Sebagai contoh saja, yang tertarik menggunakan appserver, bisa menggunakan program tersebut untuk menjalankan php dan mysql databasenya. Atau juga bisa menggunakan xampp.</p>
<p>Langkah-langkah instalasi wordpress di kompuer lokal :</p>
<p>Pertama saya sarankan anda menggunakan dreamweaver sebagai text editor karena cukup mudah di pelajari. Kemudian setelah program dreamweaver terinstal, lakukanlah instalasi appserver/ xampp. Saya menggunakan appserver “appserv-win32-2.5.5”. sebab disamping software ini telah tersedia program apache dan mysql didalamnya, ukuran filenya pun hanya kecil di banding manfaatnya yang besar.</p>
<p>Cara instal appserv-win32-2.5.5 :</p>
<p>Dobel klik “appserv-win32-2.5.5.exe” ikuti perintahnya dengan klik “next” dan “next” lagi. Jika diminta lokasi folder tempat instalasi tersebut, pilih sessuka anda (jika komputer anda memakai system freezer, jangan instal di C:/), sehingga nanti akan terletak di “folder_tempat instal:/appserv” jika instal di disk D:/, maka =”d:/appserv”.</p>
<p>Selanjutnya klik “next” lagi. Jika sampai pengisian “user” dan “password” sebaiknya di kosongi semua. Supaya nanti kita bisa merubah sesuai kehendak kita dan memang sebaiknya jangan diisi. Klik “next” lagi. Setelah selesai, jalankan appserver dari “start-program-Appserv-lalu sorot manual control server dan klik apache start” kemudian muncul jendela hitam, diminimize saja. Lalu klik lagi “start-program-Appserv-lalu sorot manual control server dan klik mysql start” lalu jendela hitam di minimize lagi.</p>
<p>Setelah itu klik lagi “start-run” ketik “cmd” lalu akan muncul lagi jendela hitam dengan tulisan : c:\ documents and settings\.. , ketik D:\ jika tadi instal appserv di D:\, jika di E:\ maka ketik E:\ begitu seterusnya.</p>
<p>Sebagai contoh tadi instal nya di D:\ anggap saja anda ketik D:\ lalu tekan enter. Selanjutnya di bawah tulisan c:\ documents and settings\ akan muncul D:\.</p>
<p>Langkah selanjutnya ketik : cd/appserv/mysql/bin kemudian tekan enter lagi, dan dibawahnya akan muncul : appserv/mysql/bin kemudian ketik : mysql –u root –p dan tekan enter lagi, maka dibawahnya akan muncul tulisan : Enter Password :… ini tak perlu diisi, tekan enter lagi dan di bawah sendiri akan muncul : mysql&gt; ini menandakan bahwa program appserver anda telah berjalan. Lalu minimize lagi jendela tersebut. Untuk mengetes appserver berjalan atau tidak, sekarang bukalah browser anda dan ketik : “localhost” jika berjalan dengan baik maka akan muncul halaman dari Appserv Open Project -2.5.5 for windows, akan tetapi meskipun appserver sudah berjalan dengan baik kadang kala ketika di test di browser tidak mau jalan. Hal ini karena internet koneksi kita belum disetting. Caranya mensetting buka control panel lalu pilih Internet Options, pada jendela yang keluar pilih menu connection lalu klik pada setup. Ikuti terus perintahnya yang berarti mengiakan. Nanti pasti akan berhasil dan keluar halaman seperti pada gambar di atas.</p>
<p>Kemudian sebelum instal wordpress, buatlah folder (ibaratnya anda membuat alamat web/ blog) di dalam folder www yang ada di dalam subfolder instalasi appserv. Jika tadi anda instal appserv di D:/ berarti anda akam mempunyai folder dengan alamat : D:\AppServ\www.., nah didalam folder www tersebut anda harus membuat folder, misalnya anda beri nama : tutorial, berarti alamat web atau blog anda di komputer lokal atau localhost adalah : http://localhost/tutorial dan folder anda terletak di D:\AppServ\www\tutorial. Didalam folder “tutorial” itu nantinya instalasi wordpress anda akan tersimpan.</p>
<p>Sekarang ikuti petunjuk dibawah ini :</p>
<p>Pertama : bukalah browser anda (mozilla, firefox, Internet explore)</p>
<p>Kedua : bukalah windows eksplorer anda</p>
<p>Ketiga : siapkan file wordpress, jika tidak punya file ini bisa di download atau kalau gak mau boleh datang ketempat saya nanti saya kasih he he..he. Jika file wordpress anda berbentuk .rar atau .zip, silahkan di extract dulu. Kemudian file-file yang ada di dalam folder hasil extract-kan tadi anda kopi dan anda paste ke dalam folder “tutorial” yang anda buat di dalam WWW tadi. File-file tersebut antara lain file ber-extensi .php dan html dan beberapa folder (wp-content, wp-admin, dsb) semuanya harus anda copy dan paste kedalam folder “tutorial”.</p>
<p>Untuk memulai instal wordpress, bukalah browser anda, ketik : http://localhost akan muncul halaman seperti di awal tadi</p>
<p>kemudian klik : “phpMyadmin Database Manager Version 2.6.4-pl4”, maka akan muncul halaman untuk membuat database.</p>
<p>isikan pada kolom “ciptakan database baru”atau “create new database” sesuka anda (misal=db-tutorial) akhiri dengan klik “ciptakan” atau “create”.</p>
<p>Ingatlah nama database anda tersebut. Kemudian masih di browser anda ketik : http:localhost/tutorial dan akan muncul halaman yang menyatakan anda tidak mempunyai file wp-config.php, kemudian klik pada tulisan “create wp-config…..”</p>
<p>pada halaman selanjutnya klik “ let’s go!” akan sampai pada halaman yang minta anda isi.</p>
<p>di halaman ini yang perlu anda isi adalah pada :</p>
<p>Database Name : isi dengan database yanga anda buat tadi, yakni : db-tutorial User Name : isi dengan : root</p>
<p>Untuk passwordnya kosongi saja kemudian lainnya itu biarkan seperti pada gambar di atas.</p>
<p>Akhiri dengan klik “submit”. Dan muncul halaman sebagai berikut :</p>
<p>langsung saja klik “run install wordpress” dan akan uncul sebuah halaman yang meminta anda mengisi judul blog dan email anda. Isi terserah anda dan yang perlu di ingat adalah pada bagian e-mail harus benar-benar format sebuah alamat e-mail.</p>
<p>Akhiri dengan klik “install wordpress” dan akan muncul halaman memberi tahu user admin dan pasword anda serta alamat untuk login ke dalam blog local anda.</p>
<p>Biasanya user admin adalah : admin dan catatlah pasword tersebut sebelum nanti anda ganti melalui dashboard anda. Dimana user dan pasword tersebut anda gunakan untuk login di : http://localhost/tutorial/wp-login.php, (ketik pada browser anda) akan muncul halaman login seperti pada umumnya. setelah anda masukkan user dan password anda tadi anda akan sampai pada halaman dashboard (panel control) dari blog anda.</p>
<p>Semoga sukses !!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rikardoeri.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rikardoeri.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rikardoeri.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rikardoeri.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rikardoeri.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rikardoeri.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rikardoeri.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rikardoeri.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rikardoeri.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rikardoeri.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rikardoeri.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rikardoeri.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rikardoeri.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rikardoeri.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rikardoeri.wordpress.com&amp;blog=5641324&amp;post=20&amp;subd=rikardoeri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/02/02/cara-instalisasi-wordpress-di-pc-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f60350310e45bacb32a79197e4cab4e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikardoeri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>cara instal windows Xp</title>
		<link>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/01/27/cara-instal-windows-xp/</link>
		<comments>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/01/27/cara-instal-windows-xp/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 09:38:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikardoeri</dc:creator>
				<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rikardoeri.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Terdapat banyak cara untuk memasang Windows XP pada stesen kerja. Jika anda memasang dengan memformat cakera keras, kemudian boot komputer melalui CD-ROM, cara ini dipanggil sebagai clean install. Anda perlu menjalankan clean install jika: » Komputer anda menggunakan Windows 3.0, Windows 3.11, Windows 95 dan Windows 3.51 » Komputer anda tidak menggunakan produk dari Microsoft [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rikardoeri.wordpress.com&amp;blog=5641324&amp;post=17&amp;subd=rikardoeri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terdapat banyak cara untuk memasang Windows XP pada stesen kerja. Jika anda memasang dengan memformat cakera keras, kemudian boot komputer melalui CD-ROM, cara ini dipanggil sebagai clean install. Anda perlu menjalankan clean install jika:<br />
» Komputer anda menggunakan Windows 3.0, Windows 3.11, Windows 95 dan Windows 3.51<br />
» Komputer anda tidak menggunakan produk dari Microsoft<br />
» Komputer anda masih belum mempunyai sistem operasi<br />
Mari saya mulakan dengan menjalankan instalasi Windows XP dari CD. Saya akan mengganggap komputer anda belum mempunyai apa-apa sistem operasi di dalamnya.<br />
<span id="more-17"></span><br />
<br />
1. Hidupkan PC anda dan masukkan CD-ROM Windows XP Professional ke dalam piring. Anda perlulah terlebih dahulu mengaturkan supaya sistem anda dapat boot melalui CD-ROM.<br />
2. Selepas komputer selesai menjalankan POST, rutin setup untuk Windows XP akan bermula. Lihat gambarajah di bawah berikut:</p>
<p>Awalan program menunjukkan proses penyalinan fail-fail yang diperlukan oleh Windows XP. Semasa proses ini dijalankan, program setup akan memuatkan Windows XP (versi minima) sebelum dapat memulakan program setup. Secara spesifik, saat ini Windows akan memuatkan pemacu (driver) bagi kegunaan perkakasan yang tertentu.<br />
3. Sebaik sahaja program setup selesai memuatkan kesemua fail-fail pemacu yang diperlukan, anda kan dapat melihat senarai jadual partition bagi sistem anda. Lihat gambarajah di bawah:</p>
<p>Gambarajah di atas menunjukkan sistem anda masih belum mempunyai partition. Untuk mencipta partition, anda boleh menggunakan utiliti ini. NOTA: Jika sistem anda sudah mempunyai partition, anda boleh membuang partition tersebut dan menggantikan dengan partition yang baru.<br />
Untuk membuang partition, tekan butang D. Untuk mencipta partition, tekan butang C.</p>
<p>4. Apabila anda memilih untuk mencipta partition baru, anda akan di bawa ke paparan berikut.</p>
<p>Gambarajah di atas menunjukkan paparan Partition. Anda diberi pilihan untuk meletakkan saiz partition yang ingin diciptakan. Jika anda tidak memahami maksud partition, saya mencadangkan anda menggunakan keseluruhan saiz partition secara maksima, tekan butang Enter untuk ke peringkat seterusnya. NOTA: Perlu diingat Windows XP memerlukan saiz cakera keras sekurang-kurangnya 1.5GB.<br />
5. Kemudian, anda akan ditanya bentuk format bagi partition baru anda. Terdapat beberapa pilihan format iaitu NTFS (Quick), FAT (Quick), NTFS, dan FAT. Pilih jenis format yang dikehendaki dan tekan butang Enter untuk ke peringkat seterusnya.</p>
<p>6. Setelah anda memilih jenis format, program setup akan memulakan proses format pada partition yang diciptakan. Bergantung kepada saiz partition dan jenis sistem fail yang dipilih, proses ini akan mengambil masa antara 1 hingga 10 minit untuk selesai.</p>
<p>Gambarajah di atas menunjukkan proses memformat partition.<br />
7. Kemudian Windows XP akan memulakan proses menyalin fail-fail sumber Windows XP dari CD ke dalam partition baru. Proses ini akan mengambil beberapa minit.</p>
<p>Gambarajah proses menyalin fail-fail Windows ke dalam cakera keras.<br />
8. Setelah selesai menyalin fail-fail Windows, sistem akan reboot. Setelah komputer anda selesai reboot, program setup akan bertukar ke mod GUI, saat ini sistem akan mengenalpasti dan memasang perkakasan yang terdapat di dalam PC anda. Pada proses ini juga akan menyebabkan skrin anda berkedip-kedip untuk beberapa kali kerana sistem cuba untuk mengenalpasti jenis kad video yang sedang digunakan.</p>
<p>9. Semasa dalam mod GUI, anda akan ditanya untuk memeriksa setting Regional dan Language. Anda juga perlu memasukkan Product Key bagi Windows XP. Nombor Product Key ini boleh didapati di label CD Windows XP.</p>
<p>10. Klik butang Next. Pada paparan berikutnya, masukkan nama komputer dan kata laluan Administrator. Klik butang Next, dan pada paparan seterusnya, pilih Time Zone bagi kawasan anda.<br />
11. Pada langkah berikutnya, anda akan menetapkan konfigurasi pada Network Settings, terdapat dua pilihan diberikan: Typical dan Custom. Jika anda memilih Typical settings, sistem anda akan dipasangkan dengan komponen-komponen berikut:<br />
- Client for Microsoft Networks<br />
- QoS Packet Scheduler<br />
- File and Print Sharing for Microsoft Networks<br />
- TCP/IP, configured for DHCP<br />
Jika anda memilih Custom settings, anda akan diberi peluang untuk menambah dan menetapkan konfigurasi network secara manual. Anda tidak perlu risau tentang ini, jika anda melakukan kesilapan pada konfigurasi, anda masih boleh mengubahnya kemudian.</p>
<p>Gambarajah di atas menunjukkan konfigurasi Network Settings.<br />
12. Berikutnya, anda perlu menetapkan jenis network yang ingin disertai, sama ada Workgroup atau Domain. Jika anda memilih untuk menyertai Domain, anda akan ditanya untuk memasukkan maklumat username serta kata laluan bagi mengesahkan identiti anda. Kemudian klik butang Next.</p>
<p>Gambarajah di atas menunjukkan paparan untuk memilih Workgroup atau Domain.<br />
13. Sekarang anda bolehlah membiarkan sistem anda menyalinkan fail-fail yang diperlukan. Semasa proses penyalinan ini, sistem anda akan memasang program-program ke dalam Start Menu, mendaftarkan komponen Windows dan membuang fail-fail sementara dari Temporary folder.</p>
<p>14. Apabila proses setup hampir siap, sistem anda akan melakukan kemaskini dan reboot. Jika semuanya berada dalam keadaan baik, sistem anda terus akan memuatkan Windows XP Professional dan anda bolehlah menggunakan sistem operasi baru anda. Lakukan pemasangan perisian-perisian pihak ketiga seperti program utiliti, perisian pejabat, aplikasi internet sebaik sahaja anda berjaya memasuki desktop Windows XP.</p>
<p>« ih.</p>
<p>Instal Ulang Windows XP Tanpa Aktivasi</p>
<p>Menyiasati pengguna Windows XP untuk melakukan aktivasi Windows ke situs Microsoft dalam waktu 30 hari</p>
<p>Perbedaan mencolok yang paling dirasakan pengguna yang baru bermigrasi ke Windows XP adalah ditambahkannya Windows Product Activation atau WPA. Program ini akan memaksa penggunanya untuk melakukan aktivasi Windows ke situs Microsoft dalam waktu 30 hari.<br />
Jika dalam waktu yang telah ditentukan Anda sebagai pengguna belum juga melakukan aktivasi, Windows Anda akan terkunci dan baru dapat digunakan kembali setelah Anda mengaktifkannya.</p>
<p>Aturan yang sama juga mulai diterapkan pada berbagai software baru yang beredar belakangan ini. Kita ambil contoh produk anti virus dari Symantec, Norton AntiVirus 2004. Peranti lunak ini juga telah menerapkan aktivasi sebelum Anda bisa menggunakannya secara penuh. Pilihan aktivasi yang umum diberikan adalah melalui Internet atau melalui telepon.</p>
<p>Melihat tren aktivasi ini, mungkin Anda bertanya-tanya, untuk apa sebenarnya aktivasi software? Ide dibelakang pembuatan aktivasi ini adalah untuk mengurangi pembajakan software. Dengan adanya aktivasi, pengembang software dapat memastikan bahwa produk yang digunakan user sesuai dengan lisensi yang dibelinya. Misalkan seorang pengguna memiliki lisensi Windows XP untuk satu user, pengguna tersebut kemudian mengaktifkan Windows-nya. Jika ia memiliki komputer lain dan ingin menginstal Windows yang sama tanpa membeli lisensi tambahan, maka Windows pada komputer yang kedua tidak akan bisa digunakan lebih dari 30 hari. Penyebabnya, Windows tidak dapat diaktivasi karena masalah lisensi.</p>
<p>Meskipun penerapan Product Activation ini dijadikan solusi bagi para pengembang program, namun cara ini bisa menjadi batu sandungan bagi pemilik lisensi resmi. Mengapa? Karena, jika pemilik komputer tersebut melakukan instal ulang sistem operasi setelah melakukan aktivasi, ia tidak dapat lagi mengaktifkan Windows untuk keduakalinya. Tapi, jangan marah dan kecewa dulu dengan masalah tersebut. PCplus punya solusinya! Ikuti langkah berikut sebelum Anda menginstal ulang Windows.</p>
<p>1. Klik [Start]&gt;[All Programs]&gt;[Accessories]&gt;[Windows Explorer].<br />
2. Buatlah sebuah folder baru, misalnya dengan nama backup pada drive D.<br />
3. Masuklah ke folder C:WINDOWSsystem32. Jika Anda menginstal Windows pada drive lain, Anda dapat menyesuaikannya dengan drive yang Anda gunakan.<br />
4. Pada bagian kanan window akan muncul sebuah informasi yang menyatakan bahwa file yang ada pada folder tersebut pada kondisi hidden. Klik hyperlink [Show the contents of this folder] untuk menampilkan isi dari folder system32.<br />
5. Setelah folder system32 terbuka, carilah file bernama wpa.dbl.<br />
6. Copy file wpa.dbl tersebut ke folder yang sebelumnya telah Anda buat (D: ackup),</p>
<p>Jika Anda telah melakukan langkah-langkah di atas, sekaranglah saatnya Anda menginstal ulang Windows XP. Anda dapat memformat harddisk dan melakukan â€œFresh Installâ€? dengan aman. Setelah Windows baru terinstal di komputer Anda:</p>
<p>1. Restart komputer dan tekan tombol [F8] pada keyboard sesaat sebelum komputer masuk ke sistem operasi Windows.<br />
2. Pilih [Safe Mode] untuk masuk ke mode â€œamanâ€?.<br />
3. Pada Safe mode, jalankan kembali Windows Explorer.<br />
4. Masuklah ke folder di mana Anda menyimpan file backup wpa.dbl, kemudian copy-kan kembali file tersebut ke folder C:WINDOWSsystem32.<br />
5. Ketika file wpa.dbl Anda paste, akan muncul informasi bahwa file tersebut telah tersedia pada folder system32. Klik [Yes] untuk melakukan overwrite.<br />
6. Langkah terakhir, restart Windows dan lihat, Windows XP tidak lagi meminta aktivasi!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rikardoeri.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rikardoeri.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rikardoeri.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rikardoeri.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rikardoeri.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rikardoeri.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rikardoeri.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rikardoeri.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rikardoeri.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rikardoeri.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rikardoeri.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rikardoeri.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rikardoeri.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rikardoeri.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rikardoeri.wordpress.com&amp;blog=5641324&amp;post=17&amp;subd=rikardoeri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/01/27/cara-instal-windows-xp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f60350310e45bacb32a79197e4cab4e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikardoeri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mengremote desktop menggunakan kaht dan awrc</title>
		<link>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/01/18/mengremote-desktop-menggunakan-kaht-dan-awrc/</link>
		<comments>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/01/18/mengremote-desktop-menggunakan-kaht-dan-awrc/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 07:02:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikardoeri</dc:creator>
				<category><![CDATA[hacking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rikardoeri.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Banyak cara untuk meremote sebuah komputer melalui jaringan. Salah satunya adalah dengan menggunakan Atelier Web Remote Commander atau dikenal juga dengan AWRC. Namun apabila dengan menggunakan trojan biasa meremote sebuah komputer harus terdiri dari dua bagian, yaitu server (slave, istilahnya Frendy) dan client, namun tidak dengan AWRC. Inilah kemampuan luar biasa yang dimiliki oleh AWRC. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rikardoeri.wordpress.com&amp;blog=5641324&amp;post=7&amp;subd=rikardoeri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak cara untuk meremote sebuah komputer melalui jaringan. Salah satunya adalah dengan menggunakan Atelier Web Remote Commander atau dikenal juga dengan AWRC.<br />
<span id="more-7"></span><br />
Namun apabila dengan menggunakan trojan biasa meremote sebuah komputer harus terdiri dari dua bagian, yaitu server (slave, istilahnya Frendy) dan client, namun tidak dengan AWRC. Inilah kemampuan luar biasa yang dimiliki oleh AWRC. Selain itu, software ini juga tidak akan dicurigai oleh firewall maupun pengguna yang pengalaman. Hal ini dikarenakan AWRC menggunakan port yang biasa digunakan oleh Microsoft Network, yaitu port 445 pada Windows 2000, XP, dan 2003 atau port 139 jika port 445 tidak tersedia. Menurut pembuat AWRC yang dilansir dari situs www.atelierweb.com, software ini menggunakan teknologi militer. Namun pernyataan ini agak diragukan oleh S&#8217;to dalam bukunya Uncensored, Seri Teknik Hacking terbitan tahun 2005.</p>
<p>Sebelum memulai, penulis ingin mengingatkan, bahwa penulis tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan cara-cara yang diuraikan pada artikel ini. Artikel ini digunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan pengamanan jaringan.</p>
<p>Oke, kita mulai saja bagaimana cara melakukannya. Intinya cara ini amat sangatlah mudah. Untuk meremote desktop menggunakan AWRC, yang diperlukan hanyalah username dan password yang akan diremote. Bagaimana apabila tidak mempunyai username dan password pada komputer korban? Untuk itulah digunakan KaHt. Untuk mendapatkan software KaHt dan AWRC, silahkan cari dan download dengan menggunakan google. Penulis menggunakan KaHT II dan AWRC versi 5.00. Berikut cara-cara untuk meremote desktop.</p>
<p>1. Instal AWRC di komputer.<br />
2. Download dan salin KaHt. Untuk lebih memudahkan, salin tanpa menggunakan folder. Misalnya salin di drive D.<br />
3. Buka command prompt dan pindahkan posisi ke drive yang ada KaHtnya. Ketik “kaht &lt;ip pertama&gt; &lt;ip terakhir&gt;” lalu tekan enter. Misalnya yang akan dilakukan adalah masuk ke komputer dengan ip 10.1.1.7. Lalu ketikan perintah “kaht 10.1.1.1 10.1.1.10”. Jangkauan untuk ip address diserahkan kepada pemakai. Tunggu hingga keluar tampilan seperti berikut.</p>
<p>4. Kini kita telah berada di komputer korban. Untuk memasukkan username, ketikan “net user &lt;nama user&gt; &lt;password&gt; /add” lalu tekan enter. Misalnya kita akan memasukkan divtopln dengan password coba, maka ketikan “net user divtopln coba /add” tekan enter. Apabila keluar tulisan The command completed successfully, berarti kita telah mempunyai user dengan nama divtopln dan password coba yang mempunyai hak akses adminitrator.<br />
5. Sekarang bukalah AWRC yang telah diinstal. Masukan ip address pada remote host, username pada username dan password pada password lalu klik Connect yang ada pada layar kiri bawah. Tunggulah beberapa saat hingga terhubung dan kita akan terlihat tampilan desktop komputer yang telah kita remote. Pada AWRC yang digunakan oleh penulis, kita dapat melihat segalanya mengenai komputer korban.<br />
6. Kegagalan dalam koneksi sangat mungkin terjadi. Hal ini disebabkan karena sistem operasi komputer yang akan diremote tidak mendukung. Sistem operasi tersebut adalah Windows XP Home Edition, 95, 98, Me, dan lain-lain. Selain itu, kemungkinan lainnya adalah service client for Microsoft Network dan file and printer sharing tidak aktif pada komputer korban. Pada Windows XP Profesional, prasyarat tambahannya adalah setting model sharing dan security harus dirubah menjadi classical sharing and security model for local account. Untuk mengetahui lebih lengkapnya tentang software ini, bisa dilihat di www.atelierweb.com atau buku Uncensored, Seni Hacking I yang ditulis oleh S&#8217;to dan diterbitkan oleh jasakom.<br />
7. Untuk terhindar dari serangan ini, baik KaHt maupun AWRC, tutup semua port atau gunakan sistem operasi yang disebutkan di atas. Hal ini telah dipraktekan di Laboratorium Internet Program D-III Ilmu Komputer Universitas Padjadjaran.<br />
8. Selamat Mencoba dan Selamat Belajar&#8230;</p>
<p>kalau mau   software nya nick download<br />
klik<font color="red"><span><a href="http://www.4shared.com/file/76062464/4b98483e/Atelier_Web_Remote_Commander__AWRC__v417.html?dirPwdVerified=de29402b" target="_blank"> disini</a></span></font></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rikardoeri.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rikardoeri.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rikardoeri.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rikardoeri.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rikardoeri.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rikardoeri.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rikardoeri.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rikardoeri.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rikardoeri.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rikardoeri.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rikardoeri.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rikardoeri.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rikardoeri.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rikardoeri.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rikardoeri.wordpress.com&amp;blog=5641324&amp;post=7&amp;subd=rikardoeri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/01/18/mengremote-desktop-menggunakan-kaht-dan-awrc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f60350310e45bacb32a79197e4cab4e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikardoeri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mencurangi hampir semua billing warnet</title>
		<link>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/01/18/mencurangi-hampir-semua-billing-warnet/</link>
		<comments>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/01/18/mencurangi-hampir-semua-billing-warnet/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 06:50:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rikardoeri</dc:creator>
				<category><![CDATA[hacking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rikardoeri.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini dibuat oleh seorang newbie dan lamer bernama Blizbs_Uchiha dan ditujukan oleh newbie2 laennya. Buat mas-mas dan om-om yang merasa udah merasa pinter ato udah tau caranya sangat disarankan untuk tidak usah membaca artikel ini karena hanya membuang2 waktu anda yang sangat berharga. Cara ini saya dapetin pas kantong lagi kempes tapi nafsu online [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rikardoeri.wordpress.com&amp;blog=5641324&amp;post=4&amp;subd=rikardoeri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini dibuat oleh seorang newbie dan lamer bernama Blizbs_Uchiha dan ditujukan oleh newbie2 laennya. Buat mas-mas dan  om-om yang merasa udah merasa pinter ato udah tau caranya sangat disarankan untuk tidak usah membaca artikel ini karena hanya membuang2 waktu anda yang sangat berharga.<br />
<span id="more-4"></span><br />
Cara ini saya dapetin pas kantong lagi kempes tapi nafsu online lagi tinggi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Setelah muter2 otak sebentar sambil tidur, akhirnya kutemukan cara buat ngakalin billing warnetnya buat ngirit ongkos online.<br />
Kalau cara yang ada di X-Code Magz vol4 itu cuma bisa untuk Billing Explorer(memang bisa, saya sudah membuktikannya)<br />
Cara ini berlaku untuk segala versi billing explorer dan kebanyakan aplikasi billing lainnya. Dan merupakan kelemahan semua billing warnet yang berbasis windows!!!</p>
<p>Penasaran mau tau caranya ? Baca aja sampai habis !<br />
Skali lagi saya ingatkan buat anda yang merasa udah pinter diharapa ga usah baca, kecuali pengen mati kebosanan (niru kata-kata siapa ya?:)</p>
<p>Ini dia caranya &#8230;<br />
Saat kita mulai menyalakan komputer di warnet yang pertama muncul saat windows dimulai adalah login screen client billing yang menutupi seluruh area windows. Fungsi Alt+Tab dan Ctrl+Alt+Del biasanya ikut-ikutan di-disable untuk memaksa kita login melalui program billing itu.<br />
Sebenarnya saat kita menghadapi login screen itu komputer sudah siap dijalankan. Hanya terhalang oleh screen login yang menyebalkan itu. Naah&#8230; udah tau apa yang bakal saya jelasin ? Kalo udah tau, brenti aja bacanya. Daripada mati kebosanan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yess.. betul sekali. Yang perlu kita lakukan hanyalah menyembunyikan jendela login itu tanpa perlu login. Ada banyak progie buat nyembunyiin window, salah satunya ZHider. Saya hanya akan menjelaskan penggunaan ZHider. Bagi yang menggunakan progie laen silakan baca manualnya, tapi yang perlu diperhatikan adalah progie yang anda gunakan harus bisa show/hide window pake hotkey coz windows kita kan ditutupi sama login screen sialan itu.</p>
<p>Yang harus disiapkan:<br />
1. Program ZHider. Cari sendiri pake om google. Ukurannya kecil kok, ga sampe setengah isi disket.<br />
Aku nemunya pas smp tapi baru sekarang kepake ^^<br />
2. Muka bego<br />
3. Mental yang kuat</p>
<p>Langkah-langkahnya:</p>
<p>01. Masuk warnet dan pasang muka bego biar ga dicurigai operator<br />
02. Pastikan selain box/bilik yang kita tempati masih ada box lain yang kosong. Biar ga dicurigai juga sih.<br />
03. Usahakan cari tempat yang jauh dari op, supaya ga ketahuan box kamu kosong apa nggak.<br />
04. Nyalakan kompi dihadapan anda bila masih dalam keadaan mati.<br />
05. Saat masuk login screen, login aja seperti biasa.<br />
06. Jalankan ZHider yang sudah disiapkan di disket/flashdisk. Kalo belom ada, cari aja pake google.<br />
07. Setelah ZHider dijalankan langsung aja logout.<br />
08. Naah, di login screen ini kita mulai aksi mendebarkan kita. Tekan Ctrl+Alt+Z.. Jreeeng, login screen telah menghilang !!!<br />
09. Browsinglah sepuasnya, tapi tetap pastikan ada box lain yang kosong. Kan aneh kalau ada yang masuk warnet, dia lihat udah penuh. Padahal di billing server kelihatan masih ada yang belum login.<br />
10. Kalo sudah puass tekan Ctrl+Alt+x untuk memunculkan kembali login screen yang menghilang entah kemana:)<br />
11. Login seperti biasa dan browsing beberapa menit sampai penunjuk tarif sampai ke angka yang kita kehendaki. Ini supaya ga dicurigai.<br />
12. Logout. SIapkan muka bego, lalu bayar tarif.</p>
<p>Cara ini lebih mudah dilalukan bila si operator ga terlalu kenal sama kamu. Apalagi bila si op sering keluyuran.</p>
<p>Ini beberapa hotkey ZHider yang bisa digunakan, untuk hotkey lainnya silakan baca file readme yang disertakan bersama zhider</p>
<p>CTRL+ALT+Z    Menyembunyikan jendela aktif<br />
CTRL+ALT+X    Menampilkan kembali semua jendela yang disembunyikan<br />
CTRL+ALT+L    Menampilkan dialog zhider<br />
CTRL+ALT+M    Menampilkan kembali semua jendela yang disembunyikan, dan juga menutup zhider.</p>
<p>Kalo cara di atas ga bisa dilakuin, hentikanlah usahamu. Sesungguhnya perbuatan jahatmu tidak diridhai Tuhan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Kalo ketahuan langsung pertebal &#8220;muka bego&#8221;-mu. Misalnya bilang &#8220;Eh, kok jadi gini ya? Kemaren ga gini kok.&#8221; Ato kata-kata lain, tergantung kreatifitas anda.</p>
<p>Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan atas penggunaan artikel ini (Use at Your Own Risk).<br />
klik <font size="18"><a href="http://www.4shared.com/file/75886007/6e2ba718/ZHider-2-00.html?dirPwdVerified=de29402b" target="_blank">dini </a> </font>untuk mendownload programnya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rikardoeri.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rikardoeri.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rikardoeri.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rikardoeri.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rikardoeri.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rikardoeri.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rikardoeri.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rikardoeri.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rikardoeri.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rikardoeri.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rikardoeri.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rikardoeri.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rikardoeri.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rikardoeri.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rikardoeri.wordpress.com&amp;blog=5641324&amp;post=4&amp;subd=rikardoeri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rikardoeri.wordpress.com/2009/01/18/mencurangi-hampir-semua-billing-warnet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f60350310e45bacb32a79197e4cab4e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rikardoeri</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
